MUARA TEWEH – Langkah strategis dalam memerangi peredaran gelap narkotika di Bumi Japa Juara semakin dimantapkan. Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, Dr. H. Tajeri, S.E., S.H., M.M., M.H., bersama anggota DPRD H. Al Hadi, S.Pd.I., menghadiri audiensi penting yang digelar oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah, Brigjen Pol. Mada Roostanto, SE., M.H. Pertemuan yang berlangsung khidmat di Gedung Pertemuan Balai Antang pada Rabu, 11/2/2026 ini, menjadi momentum krusial dalam memperkuat Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Kehadiran jajaran BNNP Kalteng disambut langsung oleh Bupati Barito Utara sebagai bentuk komitmen nyata Pemerintah Daerah dalam menjaga masyarakat dari ancaman barang haram tersebut. Sinergi ini bertujuan untuk menyelaraskan langkah antara pemerintah provinsi dan daerah agar pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi slogan, melainkan aksi nyata yang terintegrasi hingga ke akar rumput.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. H. Tajeri menyatakan dukungan penuhnya terhadap penguatan program P4GN di wilayahnya. Sebagai legislator yang membidangi kesejahteraan rakyat, ia menekankan bahwa keberadaan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di Barito Utara sudah menjadi kebutuhan mendesak. Menurutnya, adanya lembaga vertikal setingkat kabupaten akan menjadi fondasi utama agar pengawasan dan tindakan pencegahan dapat dilakukan secara lebih maksimal, fokus, dan responsif terhadap dinamika di lapangan.
Tidak hanya menyoroti sisi penegakan hukum dan kelembagaan, Tajeri juga memberikan saran konstruktif terkait aspek kemanusiaan bagi para korban narkoba. Ia mendorong pemerintah untuk segera memikirkan pembangunan rumah rehabilitasi atau rumah singgah di Barito Utara. Baginya, fasilitas ini sangat penting untuk memulihkan para korban penyalahgunaan narkoba agar mereka memiliki kesempatan kedua untuk kembali produktif dan tidak lagi terjebak dalam lingkaran hitam yang mengancam keselamatan serta masa depan generasi muda.
Audiensi ini diharapkan menjadi titik balik bagi kolaborasi lintas sektor yang lebih erat di masa depan. Dengan keterlibatan aktif legislatif, eksekutif, dan aparat penegak hukum, cita-cita menciptakan lingkungan masyarakat Barito Utara yang sehat, aman, dan sepenuhnya bebas dari narkoba kini memiliki peta jalan yang semakin jelas.












