Muara Teweh – Semangat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Barito Utara tetap membara meski di tengah guyuran hujan lebat pada Selasa pagi (10/2/2026). Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST., M.T., secara langsung meninjau Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memberikan arahan tegas sekaligus memastikan kesiapan jajarannya dalam mengawal program prioritas yang dikenal dengan sebutan “Gaspol 11-12”.
Langkah ini diambil karena Bupati memandang Dinas PUPR sebagai ujung tombak sekaligus penentu utama keberhasilan visi dan misi pemerintah daerah. H. Shalahuddin menekankan bahwa 12 program prioritas, termasuk pembangunan tiga jembatan strategis di Sikan-Tumpung Laung, Lemo, dan Lahei, serta normalisasi Sungai Bengaris, merupakan tanggung jawab besar yang harus segera dituntaskan.
Guna mencapai target ambisius tersebut, Bupati menantang jajaran PUPR untuk melakukan akselerasi luar biasa dengan menyelesaikan pembangunan jembatan strategis hanya dalam waktu tiga tahun, jauh lebih cepat dibandingkan standar masa lalu yang bisa memakan waktu hingga satu dekade. Beliau menginstruksikan seluruh staf untuk mengadopsi budaya kerja yang keras, cepat, dan tepat agar pembangunan dapat terukur serta akuntabel. Menanggapi tuntutan tersebut, Kepala Dinas PUPR, M. Iman Topik, S.I.P., M.Si, menyatakan kesiapan penuh untuk segera menindaklanjuti instruksi pimpinan demi mewujudkan pemerataan infrastruktur bagi seluruh masyarakat Barito Utara.












