MUARA TEWEH – Wajah Kota Muara Teweh bersiap bersolek. Menanggapi lonjakan jumlah kendaraan yang kian padat, Pemkab Barito Utara resmi memulai tahapan pelebaran jalan di lima titik vital: Jalan Pramuka, Tumenggung Surapati, Brigjen Katamso, Jenderal Sudirman, hingga poros Imam Bonjol–Dahlia.
Melalui Asisten II, Bahrum F Girsang, Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan kebutuhan mendesak untuk kenyamanan warga. “Jalan adalah nadi ekonomi. Kita tidak ingin mobilitas masyarakat terhambat karena kapasitas jalan yang sudah tidak memadai,” ujarnya di Gedung Balai Antang, Rabu (4/2/2026).
Menariknya, Pemkab menjamin proses ganti rugi lahan akan dilakukan tanpa ada pihak yang dirugikan. Dengan menggandeng konsultan ahli, pemerintah berkomitmen mengedepankan dialog dan transparansi. “Ini adalah 1 dari 12 program prioritas. Kami pastikan hak masyarakat terlindungi sesuai aturan yang berlaku,” tegas Girsang.












