MUARA TEWEH – Suasana Sabtu pagi di Muara Teweh berubah menjadi penuh haru dan keceriaan. Sebanyak 819 anak yatim piatu dari berbagai pelosok Kabupaten Barito Utara berkumpul untuk mengikuti agenda Wisata Belanja Ramadan 2026, sebuah inisiatif sosial tahunan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ini bertujuan untuk memberikan pengalaman berbelanja kebutuhan Lebaran secara langsung bagi anak-anak yang kurang beruntung, sekaligus memastikan mereka merasakan hangatnya kebersamaan di bulan suci.
Ratusan peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari latar belakang wilayah yang cukup luas, yang mencakup perwakilan dari 11 desa di wilayah Barito Utara, santri dari 7 pondok pesantren, serta anak-anak dari berbagai panti asuhan yang berada di bawah binaan pemerintah daerah.
Bupati Shalahuddin tampak membaur tanpa sekat dengan anak-anak tersebut. Baginya, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan tanggung jawab moral pemerintah sebagai orang tua bagi anak-anak yatim.
“Sabtu ini terasa sangat spesial bagi ulun (saya) karena bisa melihat binar mata dan senyum tulus anak-anak yatim piatu saat diajak Wisata Belanja Ramadan. Mereka adalah anak-anak kita semua, generasi penerus Barito Utara yang memiliki hak yang sama untuk merasakan kegembiraan,” ujar Bupati Shalahuddin dengan nada haru.
Di sela-sela kegiatan, Bupati juga memberikan motivasi agar keterbatasan orang tua tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk bermimpi setinggi langit. Ia menegaskan bahwa Pemkab Barito Utara berkomitmen penuh dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan mereka.
“Teruslah bermimpi tinggi. Ulun dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara akan selalu ada untuk mendukung langkah kalian. Mari kita doakan bersama agar anak-anak yatim di daerah kita selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan,” tambahnya.
Kegiatan Wisata Belanja ini diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat. Dengan melibatkan ratusan anak dalam kegiatan ekonomi yang menyenangkan, pemerintah daerah berupaya menghadirkan keadilan sosial dan kebahagiaan yang merata di bulan Ramadan.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, di mana suasana religius dan penuh kekeluargaan menyelimuti area perbelanjaan, menandai suksesnya agenda berbagi tahun ini.












