banner 728x250

Ribuan Aspirasi Rakyat Barito Utara Siap Diperjuangkan: Infrastruktur dan Ekonomi Jadi Fokus Utama DPRD

banner 468x60

MUARA TEWEH – Ketua DPRD Kabupaten Barito Utara, Ir. H. Mery Rukaini, M.IP, memaparkan secara gamblang peta aspirasi masyarakat yang terangkum dalam Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Anggota Dewan untuk tahun anggaran 2027. Dalam kegiatan Konsultasi Publik dan Forum Perangkat Daerah yang berlangsung di Aula Kantor Bapperida pada Kamis pagi, 12 Februari 2026, politisi senior Partai Demokrat tersebut menegaskan komitmen dewan dalam mengawal setiap usulan warga dari akar rumput hingga masuk ke dalam struktur anggaran daerah.

Proses penyusunan Pokir ini bukanlah hal yang instan. Hj. Mery menjelaskan bahwa tahapan dimulai dari penjaringan aspirasi melalui hasil reses anggota dewan, yang kemudian disusun dalam laporan hasil reses. Usulan-usulan tersebut lantas ditelaah secara mendalam agar selaras dengan prioritas pembangunan daerah sebelum diinput ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI). Setelah itu, proses berlanjut pada pembahasan KUA dan PPAS, integrasi ke RKPD dan APBD, hingga tahap verifikasi dan sinkronisasi akhir untuk memastikan kesesuaian antara rencana kerja perangkat daerah dengan ketersediaan anggaran yang ada.

Example 300x600

Fokus pembangunan yang ditekankan dalam Pokir DPRD kali ini mencakup sektor-sektor krusial bagi hajat hidup orang banyak. Hj. Mery menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur wilayah dan pemukiman yang berkelanjutan, upaya menciptakan kehidupan yang sehat dan sejahtera, serta pemerataan ekonomi untuk menekan angka kemiskinan dan kesenjangan. Selain itu, pendidikan berkualitas, akses air bersih yang layak, pelestarian lingkungan hidup, hingga isu ketentraman dan perlindungan masyarakat juga menjadi perhatian utama yang disuarakan melalui meja legislatif.

Dalam forum tersebut, melalui layar videotron, terungkap besarnya volume aspirasi yang datang dari empat Daerah Pemilihan (Dapil). Dapil IV tercatat sebagai wilayah dengan jumlah usulan tertinggi, yakni sebanyak 661 usulan, di mana Hj. Nety Herawati menjadi penyumbang usulan terbanyak dengan 160 pokok pikiran. Sementara itu, Dapil I mencatat total 620 usulan dengan kontribusi terbesar dari Rosi Wahyuni, SH sebanyak 118 usulan. Di posisi berikutnya, Dapil II mengumpulkan 443 usulan dengan Jiham Nur sebagai pengusul terbanyak, dan Dapil III mencatat total 290 usulan dengan Wardatun Nur Jamilah membawa aspirasi terbanyak di wilayah tersebut.

Meskipun ribuan usulan telah terdata, Hj. Mery mengingatkan bahwa statusnya saat ini masih merupakan usulan yang akan terus diperjuangkan. Sesuai dengan mekanisme pemerintahan, seluruh usulan ini akan melewati tahap verifikasi oleh Bappeda untuk disesuaikan kembali dengan skala prioritas pembangunan serta kemampuan keuangan daerah agar realisasinya tepat sasaran bagi kemajuan Barito Utara.

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *